Minggu, 19 Maret 2017

Penggunaan Smartphone Yang Berlebihan di Kalangan Anak-Anak

Latar Belakang

          Di zaman modern ini banyak sekali pengguna smartphone di seluruh dunia. Smartphone sudah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini. Mulai dari menelpon hingga berbisnis Banyak pengguna smartphone dari orang dewasa hingga anak-anak. Bahkan anak-anak di usia 3 tahun sudah mahir menggunakan smartphone. Kebanyakan anak suka menggunakan smartphone dikarenakan mudah digunakan. Hanya dengan sentuhan,anak-anak bisa dengan mudah menelpon seseorang atau bahkan bermain games.
Selain untuk menelpon dan berbisnis, smartphone juga digunakan untuk kegiatan belajar anak-anak. Contohnya: Edmodo. Tetapi kebanyakan anak-anak saat ini, smartphone digunakan untuk sesuatu yang kurang bermanfaat. Mereka menggunakan smartphone hingga berjam-jam. Tetapi anehnya banyak sekali orangtua membiarkan itu terjadi. Padahal, terlalu sering menggunakan smartphone tidak baik untuk anak-anak khususnya dapat mengganggu perkembangan belajar.

Permasalahan

         Banyak permasalahan yang terjadi saat ini khususnya untuk anak-anak yang terlalu sering menggunakan smartphone, yang berdampak pada perkembangan belajar mereka. Yaitu:
1. Apa efek buruk untuk anak-anak yang menggunakan smartphone berlebihan?
2. Mengapa banyak orang tua yang tidak memperdulikan anak-anaknya yang terlalu sering menggunakan smartphone?

Jawaban Permasalahan

1. Banyak sekali efek buruk yang diterima anak-anak yang terlalu sering menggunkan smartphone. Diantaranya:
  • Mata minus
Mata minus terjadi karena smartphone mempunyai cahaya yang dapat mengakibatkan mengganggu mata jika digunakan terus menerus. Jadi tak heran banyak anak sekarang sudah menggunakan kacamata.
  • Nilai buruk di sekolah
Nilai buruk terjadi karena banyak anak yang tidak memperdulikan waktu belajar di rumah. Mereka terlalu sering sibuk dengan smartphone nya selama berjam-jam. Dikhawatirkan di masa mendatang banyak generasi muda yang malas.
  • Pornografi
Ini adalah efek yang paling buruk,dikarenakan kurangnya pengawasan orang tua. Dikhawatirkan anak-anak dapat melakukan tindakan asusila atau bahkan kriminal.

2. Banyak orang tua yang tidak memperdulikan anaknya terlalu sering menggunkan smartphone karena
  • Mereka tidak mau repot ketika melihat anaknya menangis. Jadi hanya diberikan smartphone, anak-anak akan berhenti menangis.
  • Mereka terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan maupun pribadi.
Solusi

1. Tindakan orang tua dapat mencegah efek buruk yang diterima anak-anak dalan menggunakan smartphone. Yaitu:
  • Berilah batas waktu untuk anak menggunakan smartphone.
  • Seringlah berkomunikasi pada anak. Supaya anak dapat diberi bimbingan yang positif.
  • Ajaklah anak-anak untuk belajar dan ajarilah mereka untuk mengerjakan PR-nya.
  • Berilah mereka pengetahuan agama. Supaya kelak dapat mempunyai akhlak yang baik.
2. Smartphone bukanlah jalan satu-satunya yang dapat menghentikan tangisan anak. Ada tindakan yang lain supaya anak dapat berhenti menangis. Yaitu:
  • Ajaklah mereka bermain.
  • Berikan sesuatu yang membuat anak dapat berhenti menangis.
  • Ajaklah jalan-jalan.
  • Beri mereka makan. Mungkin mereka lapar.
Kesimpulan

          Smartphone memang memiliki banyak manfaat. Tetapi ada batasan,supaya tidak terjadi penyalahgunaan sesuatu yang kurang bermanfaat atau bahkan buruk. Jadi peranan orang tua sangat penting untuk mencegah efek buruk pada anak yang terlalu sering menggunakan smartphone. Agar kelar tidak menjadi sesuatu yang sangat disesalkan.